23 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Legislator Kukar Ditangkap Polisi, Diduga Nyabu


Legislator Kukar Ditangkap Polisi, Diduga Nyabu
Lokasi penangkapan anggota DPRD Kukar pada Senin malam, 19 September 2016 (Klik Samarinda)

KLIKTENGGARONG.CO – Entah predikat apa yang patut disematkan pada anggota dewan Kukar ini. Saat rakyat mempertanyakan kinerja wakil rakyatnya, seorang legislator Kutai Kartanegara malah tertangkap polisi.

Diduga, anggota DPRD kukar tersebut tertangkap basah sedang asyik menggunakan narkoba di sebuah tempat hiburan malam di Samarinda, Kalimantan Timur.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Setyobudi melalui Kasat Narkoba Polresta Samarinda Kompol Belny membenarkan kejadian itu. Pelaku ditangkap di tempat hiburan malam di Jalan Nahkoda, Lantai 1, Room Nomor 05, Kelurahan Pelabuhan, Samarinda Ilir pada Senin, 19 September 2016 bersama dua orang perempuan.

Tersangka yang diduga anggota DPRD Kutai Kartanegara dari Fraksi Gerindra adalah RS (49) warga Dusun Karya Jaya, RT 28, Kelurahan Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar.

Anggota komisi IV-DPRD Kukar ini ditangkap bersama Ag (46) Warga Jalan Raya, RT 20, Kelurahan Bunga Jadi, Kecamatan Muara Kaman.

Berdasarkan penyelidikan, Ag adalah residivis kasus ilegal logging Tahun 2013.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan 1 poket sabu seberat 1,90 Gram/brutto, 1 perangkat alat hisap sabu bong, 1 Buah kotak rokok Gudang Garam surya 16, 1 Lembar plastik bekas pembungkus sabu, 1 Buah pipet kaca, 1 Lembar amplop kecil warna putih, 1 Buah tas selempang kulit warna coklat, 1 Unit HP Blackberry Torch warna hita-putih.

"Jumlah barang bukti yang diamankan senilai Rp 3 juta," jelas Belni.

Pelaku ditangkap berdasarkan laporan warga yang melihat adanya transaksi narkoba di sekitar Jalan Nahkoda. Saat itulah jajaran kepolisian langsung melakukan penyelidikan di sekitar tempat kejadian.

Polisi mengamankan para tersangka yang sedang pesta sabu di dalam room karouke dan sebagian sabu lainnya berada di dalam amplop kecil dan disimpan di dalam tas selempang kulit warna coklat untuk mengelabui petugas pada saat penangkapan.

"Kasusnya masih kita kembangkan dan dalami, untuk mengungkap tersangka lain," kata Belni.

Kedua tersangka sudah dipastikan menggunakan sabu-sabu karena berdasarkan hasil tes urine, keduanya dipastikan positif menggunakan sabu- sabu.

Reporter : M4N/ Klik Samarinda    Editor : Rudi Agung



Comments

comments


Komentar: 0