21 April 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Astaga! 12 Tahun RSUD AM Parikesit Tak Sesuaikan Tarif


Astaga! 12 Tahun RSUD AM Parikesit Tak Sesuaikan Tarif
Salahsatu pelayanan terhadap pasien di RSUD AM Parikesit. (Foto: Dok. RSUD AM Parikesit)

KLIKTENGGARONG - Penyesuaian tarif yang mulai berlaku Selasa 1 Januari 2016 di RSUD AM Parikesit bukan tanpa alasan.

Dalam sebuah lansiran resmi, diketahui jika sejak 2004 --atau sekira 12 tahun-- rumah sakit pelat merah ini tak pernah melakukan penyesuaian tarif.

"Sedangkan telah terjadi beberapa kali inflasi yang memengaruhi kenaikan harga komoditi barang dan jasa," kata Direktur RSUD AM Parikesit, dr Martina Yulianti, seperti dikutip KlikTenggarong dari laman resmi RSUD AM Parikesit.

Bila ditilik, ternyata, tarif di RSUD AM Parikesit tidak berbeda dengan RSUD Kanujoso Balikpapan yang juga bertipe B.

"Terhitung 1 Januari 2016 RSUD AM Parikesit juga akan memberlakukan pola tarif, sedangkan selama ini tidak memiliki pola yang baku," ucapnya.

Martina menjelaskan, penyesuaian pola tarif ini mempertimbangkan faktor keadilan karena berlaku bagi pasien-pasien yang mampu. Bagi pasien yang tidak mampu, ungkap Martina, sudah ada BPJS yang menjamin.

"Dan terhitung sejak 1 Januari 2016, Jamkesda di Kukar juga akan beralih ke JKN melalui BPJS Kesehatan, dimana untuk masyarakat miskin dan tidak mampu iurannya akan dibayarkan oleh Pemerintah. Sedangkan bagi peserta JKN pekerja penerima upah dan pekerja bukan penerima upah sudah diatur prosedur pendaftarannya," urainya.

Selain itu, ujar Martina, penyesuaian tarif ini tidak berpengaruh pada pasien yang yang menggunakan BPJS. Alasannya, sistem pembayaran BPJS adalah berdasarkan paket yang telah ditetapkan oleh pihak BPJS.

Namun bagi pengguna BPJS yang "naik kelas" --menginginkan perawatan di atas kelas yang merupakan haknya-- maka pasien harus membayar biaya selisih antara tarif di RSUD AM Parikesit dengan nilai paket dari BPJS.

"Perlu diketahui hanya pasien non PBI (non Penerima Bantuan Iuran, Red.) yang diperkenankan 'naik kelas'. Tentu saja penyesuaian tarif tersebut akan diikuti dengan perbaikan layanan kesehatan di RSUD AM Parikesit," bebernya. (*)

Reporter : Rika    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0