20 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Rehab Rumah di Bantaran Sungai Tenggarong Boleh, Asal...


Rehab Rumah di Bantaran Sungai Tenggarong Boleh, Asal...
Tenggarong dari ketinggian. (Foto: Ilustrasi/Ist)

KLIKTENGGARONG - Kecamatan Tenggarong berupaya mengantisipasi pembengkakan anggaran relokasi warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai.

Caranya dengan menyampaikan imbauan; tidak membangun rumah atau bangunan baru di bantaran sungai yang dimaksud.

”Kami sudah sampaikan kepada masyarakat jangan membangun bangunan baru di bantaran sungai,” tegas Camat Tenggarong, Mulyadi. (Baca juga: Siap-Siap, Warga Jalan Kartini di Tenggarong Bakal Digusur)

Perihal rumah-rumah yang direhab, Mulyadi menyatakan, tidak melarang warga memperbaiki rumah tinggal mereka yang rusak.

Asal, hanya sekadar perbaikan dan bukan membangun bangunan baru. ”Kami tidak bisa melarang warga memperbaiki rumah mereka, seperti atap bocor atau dinding serta lantai yang lapuk. Yang kami imbau adalah jangan membangun baru,” jelasnya.

Soal relokasi, Mulyadi menyatakan kebijakan itu merupakan keharusan. Mengingat, bantaran Sungai Tenggarong yang berada di tengah-tengah Kota Raja merupakan jalur hijau --yang harus bebas dari permukiman penduduk.

"Jika dibiarkan, semakin lama kawasan bantaran sungai itu akan semakin padat dengan pemukiman. Dan tentunya akan semakin sulit untuk pembebasannya, terutama terkait dengan persoalan ganti rugi lahan yang semakin besar pula," tukas Mulyadi. (*)

Reporter : Bunga Aviria    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0