22 Mei 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Salehuddin: Kondisi Keuangan Kukar Ibarat Turbulensi


Salehuddin: Kondisi Keuangan Kukar Ibarat Turbulensi
Salehuddin. (Foto: Ist)

KLIKTENGGARONG - Ketua DPRD Kukar, Salehuddin, mengibaratkan kondisi keuangan Kukar saat ini sedang mengalami turbulensi.

Dana Bagi Hasil (DBH) yang selama ini menjadi penopang, justru turun signifikan pasca anjloknya harga minyak dunia yang mencapai 30 USD per barel sejak tahun lalu.

"Ibarat naik pesawat, goncangan ini sesuatu yang pasti terjadi dan kita harus siap menghadapi dengan memasang safety belt," katanya, seperti dilansir situs resmi DPRD Kukar.

Sabuk pengaman yang dimaksud, ujar Salehuddin, adalah dengan melakukan rasionalisasi anggaran. Dalam kondisi keuangan Kukar yang karut-marut, penataan kepegawaian serta meninjau ulang sejumlah proyek multiyears contract (MYC) juga perlu dilakukan.

Sembari itu, Pemkab Kukar bersama DPRD Kukar, melakukan lobi kepada pemerintah pusat untuk memperbaiki kondisi keuangan di Kukar.

"Sebagai solusi jangka panjang, kami berharap agar Pemkab dapat menggenjot kinerja Perusda dan SKPD teknis dalam rangka meningkatkan PAD," terangnya.

Salehuddin melihat, banyak potensi PAD yang belum digarap dengan baik. Misalnya saja parkir, pasar, tempat rekreasi, dan lain sebagainya.

Bagi Salehuddin, Kukar tidak bisa terus bergantung dengan DBH yang mayoritas berasal dari sektor migas dan pertambangan.

"Kita harus mulai mengeser mindset pendapatan kita dari sektor yang tidak bisa diperbaharui ke sektor yang bisa diperbaharui. Pembangunan di daerah juga harus diarahkan pada meningkatnya mobilitas ekonomi dan PAD. Ini pilihan kebijakan yang mungkin dilakukan," urainya.

Perihal pengurangan tenaga harian lepas atawa THL di Kukar, Salehuddin menyerahkan sepenuhnya kepada eksekutif.

Namun, ia berharap, sebelum kebijakan itu dilakukan, harus ada analisis beban kerja dan juga beban biaya masing-masing SKPD.

"Kalau berdasarkan analisis THL tersebut diperlukan dan anggarannya memungkinkan, THL masih mungkin untuk dipertahankan. Tentu masing-masing SKPD lebih tahu," tukas Salehuddin. (*)

Reporter : Humas DPRD Kukar    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0