18 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Dihantui Bajak Laut, Nelayan Sebatik Trauma Melaut


Dihantui Bajak Laut, Nelayan Sebatik Trauma Melaut
Ilustrasi

KLIKTENGGARONG.COM - Nelayan di perbatasan Malaysia tepatnya di Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara mengeluhkan semakin sulitnya mereka mencari rezeki. Kali ini, bukan karena ulah kapal besar yang menghabiskan ikan di perairan. Tetapi, perompak di air yang kian sadis. 

Hasbi (36), nelayan asal Sebatik, mengaku sudah kesekian kalinya menjadi korban perompakan saat mencari ikan di perairan wilayah Kabupaten Bulungan.

"Kejadian ini yang ketiga kalinya, saya dirompak," kata Hasbi Rabu, 6 Desember 2017.

Dituturkannya, peralatan melaut miliknya dirampas pria bersenjata dan bertopeng. Kejadian itu nyaris membuatnya putus asa untuk pergi melaut. Padahal, untuk menghidupi keluarganya dia cuma bisa melaut.

"Kerugian saya Rp 12 juta, mesin 15 PK diambil. Tidak ada keringanan atau bantuan dari pemerintah. Ini saja majikan juga susah mau beli lagi karena kredit di bank tidak bisa dikasih kalau (kreditan) mesin cas sebelumnya belum lunas," ungkap Hasbi.

"Bukan saya saja yang sering kena musibah, juga ada nelayan lain. Misalnya paman saya. Baru 6 bulan melaut, sekarang juga mesinnya diambil (perompak). Belum bayar lunas, diambil (perompak) lagi," sambungnya.

Hasbi berharap kepolisian segera menindak perompak karena sudah sangat meresahkan.

"Selain itu juga, saya hanya ingin kebijakan pemerintah bagian kelautan dan perikanan. Jangan hanya surat-surat kami harus melengkapi tapi kalau nelayan kena musibah, tidak ada bantuan atau keringanan. Nelayan orang susah," ucapnya lirih.

Terakhir, kata Hasbi, dia mengalami kejadian pada Senin, 4 Desember 2017 malam. Dua orang tak dikenal bertopeng dan bersenpi, menghampiri Hasbi dan dua rekannya yang sedang mencari ikan. Mesin perahu, dirampas perompak sambil menodongkan senpi.

Peristiwa itu juga dibenarkan Kepala Pengawas Pelabuhan Perikanan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kecamatan Sebatik Wira Hadi Susanto. Para nelayan korban perompakan, melapor ke Polsek Sebatik. (*)

Reporter : Marki/Merdeka.com    Editor : Putri



Comments

comments


Komentar: 0