18 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Kepiting Bertelur Dari Kukar Disita Petugas, Diduga Akan Dikirim ke Malaysia


Kepiting Bertelur Dari Kukar Disita Petugas, Diduga Akan Dikirim ke Malaysia
Polisi gagalkan penyelundupan kepiting bertelur asal Kutai Kartanegara (Foto: Ist)

KLIKTENGGARONG.COM - Ribuan kepiting lindung di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, berusaha diselundupkan ke Malaysia. Tiga orang pun diamakan. Sebagian barang bukti dilepasliarkan kembali ke laut.

Kanit Intel Dirpolair Korps Polairud Baharkam Polri Kompol Yosep AR Sudrajat kepada wartawan menjelaskan, awalnya, pihak polisi mendapatkan informasi pengiriman kepiting telur dari Handil II di Muara Jawa, Kutai Kartanegara pada hari Jumat (24/11/2017) kemarin. Tim kemudian melakukan survei. Lalu, didapatlah titik penampungan di sungai, yang menerima kepiting dari petani atau nelayan kepiting.

Tim kembali bergerak usai menemukan titik penampungan. Sebuah mobil bak terbuka, disergap di poros Jalan Handil sekitar pukul 01.30 Wita. Berikutnya, 2 mobil lainnya ikut disergap.

"Ketiga mobil bak terbuka itu, memuat 60 basket berisi kepiting bermacam jenis. Kita amankan 3 sopir As, SH dan WH. Kepiting ini, hendak dikirim ke pengumpul besar di Manggar di Balikpapan, untuk kemudian diekspor ke luar negeri," ujar Yosep, Sabtu lalu.

"Ketiga sopir ini masing-masing punya bos, yang juga pemilik kepiting masing-masing SH, KH, HR di Manggar Balikpapan," tambah Yosep.

Tiga mobil bermuatan 60 basket isi kepiting bernomor polisi KT 8840 KZ, KT 8692 UI dan KT 8379 CZ, diamankan di Pelabuhan Samarinda. "Mereka ini memilih waktu dinihari mulai jam 1 sampai jam 5 pagi, untuk menghindari pemeriksaan petugas. Kalau malam, jalan sepi, petugas jarang dan mengira bisa leluasa," ungkap Yosep.

"Pelaku dan semua barang bukti kita serahkan ke PSDKP (Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) Kaltim. Ada 14 basket berisi kepiting di bawah 200 gram baik jantan maupun betina, diturunkan untuk langsung dilepasliarkan siang ini," terangnya.

Masih dalam kesempatan yang sama, Penanggung jawab Karantina Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Wilayah Samarinda Muhammad Naim juga menjelaskan, para pelaku ini sudah memahami larangan pengiriman kepiting yang dilindungi Undang-undang.

"Mereka sudah paham. Intinya merekw lakukan kegiatan ini, paham risikonya, melanggar Permen No 01 Tahun 2015 tentang Pelarangan Penangkapan Kepiting Betelur di bawah ukuran 200 gram, baik jantan dan betina," kata Naim.

"Kali ini, pelaku dilakukan pembinaan dan barang bukti dilepasliarkan di daerah muara laut Desa Sepatin. Karena mereka baru. Baru dalam artian, ya baru kali ini ketahuan. Kalau kedepan terulang lagi, kita lakukan proses hukum," demikian Naim.

Chief Engineer KP Baladewa 8002 Kompol Rangka Mahardika menerangkan, di luar negeri kepiting asal Indonesia paling dicari, lantaran kualitasnya dikenal sangat baik.

"Di antaranya di luar negeri ada yang dikembangbiakan. Karena kualitas kepiting dari sini yang terbaik," kata Rangga.

Perairan Kalimantan Timur, masuk dalam deretan perairan yang menghasilkan kepiting berkualitas apik. Sehingga, memang tidak sedikit upaya pengambilan, penangkapan dan penyelundupan kepiting, cukup marak di Kalimantan Timur.

"Habitatnya kepiting di Kaltim ini cukup bagus. Beda dengan daerah lain di Kalimantan," ujar Rangga. (*)

 
Reporter : M4N    Editor : Maggie Aksan



Comments

comments


Komentar: 0