23 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Paslon Perseorangan Pilgub Kaltim Wajib Kumpulkan 213.667 Dukungan


Paslon Perseorangan Pilgub Kaltim Wajib Kumpulkan 213.667 Dukungan
Komisioner KPU Kaltim saat menggelar konferensi pers rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan umum di Pilpres 2014 dan Pilkada 2015, sebagai dasar perhitungan syarat dukungan pasangan calon perseorangan di Samarinda (KPU Kaltim)

KLIKTENGGARONG.COM- Pasangan calon (Paslon) perseorangan yang bakal maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur (Kaltim) 2018, wajib mengumpulkan dukungan sebanyak 213.667 jiwa dan dibuktikan dengan salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Hal tersebut ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, melalui rapat pleno pembahasan rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan umum di Pilpres 2014 dan Pilkada 2015, sebagai dasar perhitungan syarat dukungan pasangan calon perseorangan, di Samarinda Minggu (10/9).

Ketua Bidang Teknis KPU Kaltim, Rudiansyah memaparkan, berdasarkan rekapitulasi jumlah DPT pemilu/pemilihan terakhir yang sebanyak 2.513.840 jiwa, maka pasangan calon perseorangan Pilkada Kaltim 2018 harus didukung paling sedikit 8,5 persen dari jumlah itu.

“Paslon perseorangan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim harus didukung paling sedikit 8.5%. Maka jumlah dukungan sama dengan 8.5% x 2.513.840 yakni 213.667,4 yang kemudian dibulatkan menjadi 213.667 jiwa,” terangnya dikutip dari laman resmi KPU.

Sesuai tahapan pilkada 2018, lanjutnya, penyerahan syarat dukungan pasangan calon perseorangan kepada KPU Kaltim pada 22-26 November 2017. Sedangkan pendaftaran calon yang diusung partai politik pada 8-10 Januari 2018.

Ada sembilan kabupaten/kota yang rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) didasarkan pilkada serentak 2015, sementara satu daerah yakni Kabupaten Penajam Paser Utara yang baru menggelar pilkada pada 2018, acuannya menggunakan DPT Pilpres 2014.(*)

Reporter : Zaenul Fanani Umar    Editor : Nur Aisyah Nawir



Comments

comments


Komentar: 0