21 April 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Panitia Penjaringan Bacawagub Golkar Kaltim Godok 7 Nama


Panitia Penjaringan Bacawagub Golkar Kaltim Godok 7 Nama
Penetapan masa penjaringan nama-nama bakal calon wakil gubernur dari DPD I Partai Golkar Kaltim, Sabtu 6 Mei 2017 (Foto: KLIK)

KLIKTENGGARONG.COM - Panitia penjaringan Partai Golkar Kaltim menetapkan nama-nama bakal calon wakil gubernur (Bacawagub) Kaltim melalui mekanisme partai.

Dari 12 peserta yang mengambil formulir, hanya tujuh peserta mengembalikan berkas pendaftaran dan mendapat daerah yang akan disambangi dalam prosesi sosialisasi.

Dalam salah satu tahapan kelanjutan penjaringan, sosialisasi dari tim penjaringan kepada Bacawagub telah dilakukan di Sekretariat Golkar Kaltim, Jalan Mulawarman, Samarinda Ilir, Kalimantan Timur, 6 Mei 2017.

Ketua Penjaringan Bacawagub sekaligus tim penjaringan dari Partai Golkar, H.M Hatta Zainal beserta jajarannya memberikan penjelasan aturan main Bacawagub. Masing-masing peserta, baik calon dan perwakilan akan mencabut undian daerah mana saja yang akan dilakukan tahapan sosialisasi didampingi unsur Korda (DPD I).

Nama-nama yang telah mendapatkan teritori itu adalah Sofyan Hasdam (Bontang), Suriansyah (Kutim), Zailani (Berau), Agus Mustapa (Balikpanan dan Penajam Paser Utara), Farid Wadjdy (Kukar), Makmur HAPK (Kubar) dan Awang Ferdian (Samarinda).

Medio waktu sosialisasi ke tingkatan DPD II Golkar Kaltim itu dimulai pada 14 Mei sampai dengan 29 Juli 2017.

"Sosialisasi peserta Bacawagub ini sembilan minggu lamanya, dipotong cuti lebaran satu minggu," ujar Hatta Zainal kepada KlikSamarinda.

Sementara itu, Bacawagub tersebut dalam aktivitas di daerah dengan masa efektif satu minggu, wajib berkordinasi dengan pengurus DPD II setempat. Baliho sebagai Bacawagub juga diperkenankan untuk dipublikasikan, pun sosialisasi medsos.

Namun, sosialisasi tetap mencantumkan nama Cagub dari Golkar, Rita Widyasari. Untuk pemasangan baliho, panitia menyarankan berkordinasi dengan Pemkot/Pemkab setempat.

Nantinya, selama waktu seminggu, secara bergantian Bacawagub bergantian atau bergeser ke daerah-daerah terdekat untuk melakukan safari politik.

"Kalau untuk biaya sosialisi dibebankan oleh Bacawagub. Kami panitia tidak menanggung pembiayaan masa sosialisasi," terang Hatta Zainal. (*)




Comments

comments


Komentar: 0