19 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Jadi Google Doodle Hari Ini, Legenda Pencipta Lagu Anak-Anak Indonesia, Saridjah Niung


Jadi Google Doodle Hari Ini, Legenda Pencipta Lagu Anak-Anak Indonesia, Saridjah Niung
Google Doodle Ibu Soed

KLIKTENGGARONG.COM - Anda tentu ingat lagu "Tik-tik", "Bunyi Hujan". Lagu-lagu tersebut karib di telinga sejak masa kanak-kanak era 80-an.

Nah, sang pencipta lagu-lagu tersebut menjadi ikon Google Doodle pada Sabtu 26 Maret 2017. Doogle Doodle memperlihatkan ilustrasi seorang ibu berkebaya dan berkacamata yang sedang bernyanyi. Sementara tampak tiga anak kecil di hadapannya.

Hari ini, ulang tahun Saridjah Niung (Sukabumi, Jawa Barat 26 Maret 1908- 1993 pada usia 85 tahun) dengan nama lengkap Saridjah Niung Bintang Soedibjo.

Wikipedia mencatat, setelah menikah dengan Raden Bintang Soedibjo dan lebih dikenal dengan nama Ibu Soed. Dia adalah seorang pemusik, guru musik, pencipta lagu anak-anak, penyiar radio, dramawan dan seniman batik Indonesia.

Lagu-lagu yang diciptakan Ibu Soed sangat terkenal di kalangan pendidikan Taman Kanak-kanak Indonesia, bahkan hingga saat ini.

Dalam sejarah Indonesia, Saridjah merupakan salah satu pendendang lagu Indonesia Raya di Gedung Pemuda, 28 Oktober 1928.

Kariernya di bidang musik bahkan sudah dimulai jauh sebelum kemerdekaan Indonesia. Suaranya pertama kali disiarkan dari radio NIROM Jakarta periode 1927-1928.

Saridjah berdarah Bugis dari seorang ayah bernama Mohammad Niung. Kemudian dia diangkat sebagai anak oleh Prof. Dr. J.F Kramer, seorang Indo-Belanda pensiunan Vice President Kejaksaan Tinggi Jakarta yang menetap di Sukabumi.

Sejak kecil, Saridjah kerap belajar musik melalui alat biola. Saridjah pun kemudian belajar secara formal di Kweekschool, Bandung dan setelah lulus mengajar di HIS Petojo, Jalan Kartini, dan HIS Arjuna.

Dari situlah titik awal ketertarikan Saridjah menciptakan lagu untuk anak-anak. Pasalnya, ia kerap melihat anak-anak kurang berbahagia saat menyanyikan lagu-lagu berbahasa Belanda.

Maka, tokoh musik tiga zaman (Belanda, Jepang, Indonesia) ini berinisiatif menciptakan lagu berbahasa Indonesia.

Lebih dari 200 lagu yang Saridjah ciptakan pada masanya. Sayang, tak sepenuhnya dapat terdokumentasikan seperti lagu "Hai Becak", "Menanam Jagung", "Burung Kutilang", "Nenek Moyang" dan "Kupu-kupu". (*)

Reporter : Ambarwati    Editor : Maggie Aksan